Anda pernah menikmati Fajitas? Makanan Texan-Mexican yang disingkat Tex-Mex ini dapat Anda santap di BATS, Bar and Restaurant at Shangri-La, Jakarta.
Fajitas (dibaca fa-hi-tas) adalah makanan yang "dibungkus" seperti halnya risoles, lumpia, kebab ataupun crepes. "Bedanya isi fajitas disajikan di atas piring metal panas dengan tortilla (dibaca tor-ti-ya) semacam roti tipis sebagai pembungkus dan condiments di sampingnya," kata Chef BATS, Prasetyo Widodo (36).
Keistimewaan Fajitas, kata Widodo, tamu bisa membungkus sendiri Fajitas yang disajikan dalam keadaan panas dengan hotplate.
Asal usul Fajitas dari Mexico tapi sering diklaim orang Texas sebagai makanan khas mereka. Pada masa lalu banyak orang Mexico yang bekerja di ranch-ranch di Texas, Amerika Serikat.
Fajitas berasal dari Faja yang artinya "belt" atau dalam bahasa daging sapi artinya di area dada. Ini bagian sapi yang kurang digemari karena dagingnya keras. Nah, daging di daerah "ikat pinggang" itu biasanya diberikan kepada para vaqueros atau koboi Mexico sebagai bagian dari pembayaran mereka setelah ikut mengantarkan sapi.
Menurut Chef Widodo, pada tahun 1970-an, orang Mexico yang akan kembali ke kampung halamannya, singgah di sebuah restoran di Texas. Di sana, orang Mexico meminta daging sapi dipotong, kemudian ditambah dengan tomat, paprika, bawang, krim asam, yang digulung dengan tortilla.
"Resep Fajitas semacam inilah yang disajikan di BATS," kata Widodo yang pernah menjadi Chef di Hotel Shangri-La Dubai (Uni Emirat Arab) dan Hotel The Fleece, London (Inggris). Resep Fajitas ini diperkenalkan pertama kali oleh Chef George Weidmann dari Hotel Hyatt Austin Texas AS tahun 1982, yang kemudian menyebar ke seantero dunia.
Di BATS, menurut Communications Coordinator Hotel Shangri-La Jakarta Yuska Lutfi Tuanakotta, ada tiga macam sensasi Fajitas yaitu Chicken Fajitas, Beef Fajitas dan Taco Salad. Harganya dimulai dari Rp 75.000++.
"Selain fajitas daging sapi, ada fajitas daging ayam dan untuk yang vegetarian, ada fajitas salad. Condiments terdiri dari guacamole (saus hijau) dengan bahan dasar alpukat,jeruk nipis yang diperas dan garam, keju, bawang dan tomat, yang ditaburka di atas daging sapi atau ayam panas ataupun aneka pilihan sayur renyah untuk dibungkus di dalam tortilla," kata Yuska.
BATS adalah restoran dan bar di Hotel Shangri-La Jakarta yang dibuka pukul 17.00 (untuk bar) dan mulai pukul 19.00 (untuk restoran). "Mereka yang datang ke BATS umumnya pebisnis dan sebagian besar para ekspat yang ogah kena macet. Mereka bisa menikmati suasana santai dihibur penyanyi After Work Club saat happy hours sambil menyantap hidangan spesial maupun main biliar," kata Director of Communications Hotel Shangri-La Jakarta, Ratna Sjamsiar Idris. (R Adhi Kusumaputra)