2 posts tagged “china”
TROTOAR LEBAR DAN UDARA BERSIH
HUAQIANGBEI di jantung kota Shenzhen, China, merupakan salah
satu kawasan yang menyenangkan bagi pejalan kaki. Di sini kita dapat
menemukan trotoar yang sangat lebar dan memanjakan pejalan kaki.
dunia yang memiliki trotoar lebar seperti Champ Elysees di Paris,
Orchard Road di Singapura, dan Bukit Bintang di Kuala Lumpur,
Malaysia (tentunya daftar ini belum termasuk Jakarta karena rencana
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun trotoar lebar belum
terealisasi).
ruang publik yang luas. Di bawah cuaca kota yang sejuk, warga kota
bisa menikmati suasana modern kota dengan duduk-duduk sambil melamun
atau membaca buku, atau sekadar ngobrol dengan teman.
berkelas internasional, yang biasanya menjadi tujuan para wisatawan
asing maupun warga China yang datang ke Shenzhen. Iklan-iklan dari
perusahaan global-kapitalis tampak terpampang di mana-mana, bukan
hanya barang merek China.
pemerintah kota. Di sini, penjaga parkir sepeda masih bisa ditemukan.
Meskipun penjaganya sudah lanjut usia dengan uban di kepala, penjaga
sepeda yang tak bisa berbahasa asing selain China itu tetap setia
menjaga sepeda titipan yang berderet di sana.
***
YANG menarik disimak adalah komitmen Pemerintah Kota Shenzhen
pada lingkungan dengan menyisihkan 3 persen dari produk domestik
bruto (PDB) untuk anggaran perlindungan lingkungan. Sejak tahun 2001,
sebanyak 3,5 miliar yuan atau 421,7 juta dollar AS dialokasikan untuk
membersihkan sungai-sungai yang kotor di kota itu.
internasional. Penetapan Shenzhen sebagai kota taman ini disponsori
oleh Perserikatan Bangsa-bangsa setelah dilakukan seleksi atas
sejumlah kota di dunia. Akhirnya, Shenzen-lah yang dipilih secara
aklamasi dalam komite pemilihan, menyisihkan kandidat kota-kota lain
di AS dan Jerman.
Juli lalu, kota ini memang bersih dan hijau. Di antara gedung-gedung
jangkung yang menjulang, pepohonan meneduhkan juga hadir. Kita bisa
menemukan pepohonan hampir di setiap sudut kota ini.
kota ini. Awal Agustus lalu, registrasi sekitar 100 mobil baru
ditolak Pemerintah Kota Shenzhen karena tidak sesuai dengan standar
proteksi lingkungan kota itu. Sebagian besar adalah mobil-mobil impor
model baru bermerek terkenal. Pemerintah Kota Shenzhen tampaknya
sangat tegas dalam soal lingkungan.
***
GLOBALISASI memang telah menjadikan Shenzhen kota metropolitan
dunia. Sebuah kota yang kini berpenduduk 7 juta jiwa, sebagian dihuni
kaum urban China dan orang-orang asing yang bekerja pada perusahaan
multinasional yang membuka kantor di kota yang berseberangan dengan
Hongkong ini. Sebuah kota yang menyediakan kemudahan bagi investor
asing yang akan menanamkan modalnya di sini.
pelabuhan internasional, jaringan kereta api, kereta api bawah tanah,
jalan tol, dan semua infrastruktur yang dibutuhkan tersedia. Shenzhen
menawarkan lapangan pekerjaan karena di sini berdiri banyak industri
hi-tech.
dapat menikmati hidup lebih layak di tengah udara yang bersih, tanpa
polusi. Apartemen-apartemen dibangun di tengah kota, memudahkan
mobilitas kelas menengah China, kaum pekerja yang rata-rata
berpendidikan tinggi.
Anda dapat menemukan hotel berbintang hingga hotel dengan harga
terjangkau. Juga tempat-tempat wisata yang sengaja dibangun seperti
Window of the World, salah satu taman terbesar di China yang
menawarkan miniatur sejumlah lokasi di dunia, seperti Glass Pyramid
di Museum Louvre di Paris, Angkor Watt di Kamboja, Taj Mahal di
India, Menara Eiffel di Paris, Buckingham Palace di London, Menara
Pisa di Italia, Acropolis di Athena, dan Air Terjun Niagara di AS.
Inilah sebuah kota yang sengaja diciptakan dalam waktu singkat,
"buah" reformasi ekonomi China, dan menjadi salah satu kebanggaan
China. (ROBERT ADHI KSP, dari Shenzhen, China)
Sorotan
Rabu, 18 Agustus 2004
Dibangun dari Mimpi
SHENZHEN adalah salah satu keajaiban China, sebuah kota yang dibangun dari mimpi-mimpi dan diwujudkan dalam waktu sangat singkat. Shenzhen merupakan kota yang pertumbuhannya paling cepat di dunia, bahkan mungkin dalam sejarah peradaban manusia.
Bagi kaum muda China yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri, Shenzhen adalah kota yang tepat untuk bekerja dan menikmati hidup dengan standar internasional. Sejak China membuka diri, banyak orangtua di China yang menyekolahkan anak-anak mereka ke luar negeri sehingga pola pikir mereka pun sudah mengglobal.
Industri hi-tech melesat jauh sejak industri ini mulai dibangun tahun 1990-an.
Industri produk-produk hi- tech di Shenzhen yang berperan penting adalah industri pengembangan software dan manufaktur komputer, industri telekomunikasi, industri teknologi audio-visual, industri jaringan, industri rekayasa biologi, dan komponen dasar.