Pulau Rambut, Melongok "Surga" Burung-burung
MELONGOK "SURGA"-NYA BURUNG-BURUNG...
menyebabkan Jakarta memiliki predikat sebagai satu-satunya ibu kota
negara di dunia yang memiliki taman nasional laut.
Nasional Laut Kepulauan Seribu (BTNLKpS) adalah Pulau Rambut, yang
acap disebut sebagai "surga burung".
daratan, ini memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, baik
flora maupun fauna.
suaka margasatwa ini, pada Maret sampai Juni terdapat sekitar dua
juta burung.
Sebanyak 22 jenis burung merandai (burung air) dan 39 jenis burung
darat. Sebagian besar burung air atau burung laut adalah burung
penetap yang menghuni Pulau Rambut sepanjang tahun," kata Kepala
BTNLKpS Sumarto di sela-sela kunjungan ke Pulau Rambut, Rabu (15/8).
Jawa atau pulau lain di Kepulauan Seribu untuk mencari makan pada
pagi hari dan kembali ke Pulau Rambut pada sore hari untuk
beristirahat.
Marina Ancol dengan waktu tempuh sekitar 30 menit, dari Muara Angke
dengan perahu motor (sekitar 90 menit),dari Pelabuhan Kamal dengan
perahu motor (sekitar 60 menit), dan dari Tanjung Pasir, Tangerang,
dengan perahu motor (sekitar 30 menit).
karena siapa tahu, dalam perjalanan, kepala Anda terkena kotoran
burung. Jangan heran jika di sepanjang perjalanan, Anda berpapasan
denganbiawak ataupun melihat ular sedang asyik tidur di dahan pohon.
Biawak itu bisa melintas di depan kita.
biasa sebab ini bukan kebun binatang. Di Pulau Rambut, kita bisa
melihat langsung ular piton sepanjang 10 meter dan berat 50 kilogram
sedang bercengkerama di batang pohon.
Untuk memudahkan pengunjung melihat burung-burung dari kejauhan,
BTNLKpS membangun menara setinggi 15 meter. Di sini pengunjung dapat
melihat burung-burung yang mendiami pohon. Dari kejauhan bahkan
seolah pohon-pohon itu "pohon burung" karena sejauh mata memandang,
yang terlihat memang selalu burung.
merah (Ardea purpurea), cangak abu (Ardea cinerea), kuntul besar
(Egretta alba), kuntul kecil (Egretta garzetta), kuntul karang
(Egretta sacra), bluwok (Mycteria cinerea), roko-roko (Plegadis
falcinellus), pecuk ular (Anhinga melanogaster), kuntul sedang
(Egretta intermedia), dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis).
FOTO di blog ini foto burung bangau di Pulau Rambut, oleh R Adhi Kusumaputra/KOMPAS